Maintenance atau perawatan website mutlak dilakukan oleh pengelola website. Website yang memanfaatkan teknologi terbaru akan bekerja selama 24 jam nonstop. Kerja terus-terusan itu membuat website perlu rehat sejenak untuk memulihkan masalah yang dialami. Sama seperti mobil yang membutuhan servis setelah sering dipakai, begitu pula dengan website yang perlu maintenance.

Jasa maintenance website banyak ditawarkan di internet jika Anda tak memahami caranya melakukan perawatan situs web. Biaya yang dikeluarkan untuk melakukan maintenance pun tak sebesar saat membuat website baru. Di internet juga banyak yang menawarkan jasa tersebut dengan biaya yang murah dan terjangkau. Tapi, pastikan selalu memilih jasa yang terbaik untuk website Anda.

Manfaat dan Kekurangan Melakukan Maintenance Website

Melakukan maintenance bisa menghindarkan website dari potensi terserang malware, virus, dan hacker. Selain itu, website Anda bisa tetap mengikuti tren dengan maintenance ini. Maintenance website juga bisa mengatasi permasalahan loading lama yang biasa dialami di dunia internet.

Sebaiknya Anda melakukan maintenance setiap bulan agar performa website Anda selalu terjaga. Kekurangannya, selama maintenance berlangsung, website Anda akan tak bisa diakses untuk sementara. Maintenance yang berkala biasanya membutuhkan waktu satu jam saja.

Selama website tak bisa diakses itu, jumlah pengunjung website otomatis akan turun. Tapi hal tersebut rasanya tak seberapa jika dibandingkan dengan manfaat yang didapatkan melalui maintenance website.

Kapan Anda Harus Menghubungi Jasa Maintenance Website?

Ada beberapa pertanda yang mengindikasikan website Anda memerlukan maintenance. Pertanda itu harus Anda respons dengan melakukan pemeliharaan sesegera mungkin. Sebab jika tidak data-data yang ada di website tersebut berpotensi akan bermasalah.

Anda bisa menghubungi layanan yang menyediakan jasa perawatan website jika tak memahami langkah-langkah maintenance.

Berikut tanda-tanda website Anda membutuhkan maintenance:

1. Hosting Butuh Perawatan

Hosting adalah tempat untuk menyimpan database website seperti gambar, video, dan teks. Lalu lintas pengunjung di website Anda bisa membuat CPU usage menjadi tinggi sehingga website akan lambat saat dibuka. Jika hal tersebut sudah terjadi, Anda harus melakukan maintenance website dan mengecek kondisi hosting website Anda. Pastikan CPU usage berada dalam ambang batas normal.

2. Cadangkan Data Secara Berkala

Backup atau mencadangkan data adalah proses penting dalam mengelola website. Cadangkan data-data yang ada dalam hosting secara berkala. Serangan virus dan malware yang mengancam website Anda bisa membuat semua data seperti video dan gambar menjadi hilang dan tak bisa diakses. Selama mencadangkan data, Anda bisa melakukan maintenance sembari mencadangkan data tersebut.

3. Website Terpapar Virus

Serangan virus banyak ditemukan di website-website yang jarang dirawat. Virus ini bisa menghapus semua data di website Anda. Lebih parah lagi, data-data pribadi Anda bisa terancam apabila website Anda telah disusupi oleh hacker. Ujung-ujungnya, website Anda akan menghilang dan tak bisa diakses lagi. Sebelum hal tersebut terjadi, jangan lupa untuk selalu melakukan maintenance pada website.

4. Konten dan Desain Sudah Kuno

Pengunjung ingin mencari konten paling baru dengan mengunjungi website Anda. Untuk itu, Anda harus selalu memberikan konten paling up to date untuk para pengunjung. Tapi, tak hanya soal konten, Anda juga harus mempertimbangkan layout serta desain website. Jika dirasa sudah usang dan kuno, Anda harus melakukan maintenance untuk menyegarkan tampilan dan konten website Anda.

5. Persaingan SEO

SEO atau Search Engine Optimization menjadi salah satu yang membuat website menjadi populer di internet. Inti dari SEO ini adalah memanfaatkan Google untuk mengarahkan pembaca ke website Anda. Namun, untuk memenangi SEO ini Anda harus mengatur keyword-keyword agar masuk ke dalam website. Jika hal tersebut belum Anda lakukan, maintenance website bisa menjadi salah satu solusi.

Tips-tips dalam Melakukan Maintenance Website

Merawat atau me-maintenance website memerlukan beberapa aspek yang harus diperhatikan. Terutama, soal tujuan dari maintenance itu sendiri. Apakah Anda bermaksud untuk melakukan maintenance untuk meningkatkan kualitas website, atau hanya pemeliharaan semata. Anda juga harus memperhatikan user experience atau pengalaman pengunjung sebelum melakukan maintenance.

Berikut tips-tips melakukan maintenance website:

1. Susun Konten Website Secara Rapi dan Teratur

Konten merupakan satu hal yang paling ditonjolkan dalam website. Jika konten berantakan, pengunjung pun tak akan bisa menikmati konten yang Anda tampilkan. Saat melakukan maintenance, pastikan konten Anda disusun secara rapi dan teratur. Selain itu, jangan terlalu banyak menu navigasi yang bisa membuat pengunjung kebingungan.

2. Uji di Semua Browser

Website yang baik harus kompatibel di seluruh browser. Firefox, Opera, Chrome, Safari, dan browser lain harus Anda perhatikan saat melakukan maintenance. Pastikan tampilan website Anda tak terganggu jika dibuka dari browser apapun. Beri perhatian khusus juga buat browser yang ada di smartphone. Sebab, di era saat ini smartphone mendominasi jumlah pengguna internet.

3. Meningkatkan Aksesibilitas

Perkembangan teknologi menuntut website terus diperbaharui agar tak ketinggalan zaman. Konten website Anda harus bisa diakses oleh orang-orang yang memakai teknologi bantu seperti screen reader. Evaluasi aksesibilitas harus Anda lakukan untuk mengukur seberapa baik website Anda diakses oleh orang lain. Ini harus menjadi salah satu agenda ketika melakukan maintenance.

4. Mengevaluasi Kode Sesuai Web Standards

Proses maintenance juga bisa Anda lakukan untuk membedah script yang ada dalam website. Periksa apakah website Anda tak bermasalah setelah dilakukan penambahan konten. Validasi website meliputi kode CSS dan HTML. Periksa juga apabila kode website Anda bisa disederhanakan agar lebih ringan dan cepat diakses. Jangan lupa optimasi Javascript yang menyusun website Anda.

5. Peningkatan SEO

Website harus terus diupdate untuk mengikuti algoritma Google yang terus berubah. Dengan demikian, SEO website Anda akan tetap tinggi dan dapat tempat utama di laman Google. Dalam setiap maintenance, Anda harus memastikan perbaikan tingkat SEO untuk mengoptimalkan jumlah pengunjung yang datang. Di dunia internet, SEO memang memiliki peranan yang penting.

Ada beberapa akibat jika Anda tak merawat website Anda secara rutin. Selain hacker dan virus yang bisa mengancam keamanan data, website Anda juga bisa mengalami pembludakan trafik. Setiap server website umumnya memiliki batasan jumlah pengunjung dalam waktu tertentu. Akan tetapi, jika website Anda viral dan menyedot lebih banyak visitor, website tersebut kemungkinan akan eror.

Itu juga akan membuat server website Anda down dan tidak bisa diakses oleh pengunjung. Jika hal seperti ini terus dibiarkan, IP komputer Anda bisa terblokir karena firewall server yang tak berfungsi dengan baik. IP komputer akan bekerja otomatis dengan mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dan memblokirnya. Segera hubungi penyedia layanan internet untuk membuka blokir pada komputer Anda.

Banyak bahaya yang mengancam sebuah website jika tak dirawat dengan baik. Maka dari itu, Anda sebagai pengelola wajib melakukan maintenance minimal sebulan sekali untuk menjaga kesehatan website. Jika Anda tak mengetahui cara yang terbaik untuk melakukan maintenance, Anda bisa menghubungi jasa maintenance website untuk hasil yang terbaik.